Parenting ala Pak Darif
"Nduk, nanti kamu ke sini lagi yo! Kita harus nyangkruk kayak gini," kata bapak tua yang baru saja aku kenal malam ini. "Hadi, kamu nanti kabari aku ya kalo anak ini ke sini lagi, jangan sampai enggak!" perintahnya pada temannya, Hadi si tukang las dan tukang bubut kayu. "Iya, Pak, InsyaAllah ya. Kalau saya ngerjain tugas yang butuh las/bubut kayu pasti ke sini kok" "He, jangan pas tugas tok, kalau senggang aja.." "Hehe" ... "Mbak, saya heran, kenapa sampeyan kok mau ngobrol sama sopir-sopir ini? Kan biasanya mahasiswa apalagi yang cewek, mana mau gumbulan sama sopir gini?" "Lah, emang gitu Pak? Kalau saya memang suka ngobrol sama siapa saja." *** Ingatan itu tiba-tiba saja muncul ketika aku dan mbakku diskusi mengenai alasan kenapa member Keluarga Darif kebanyakan ekstrovert dan mudah sekali bergaul dengan banyak orang. Sebenarnya ini bukan pertama kalinya kami mempertanyakan hal ini. Hampir semua anggota kelua...