Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Si Gila dari Gua Besi

Orang yang di mobil itu apa tidak pernah jalan kaki? Baru saja aku terkena cipratan genangan air dari mobil yang lewat. Padahal aku sudah pakai payung. Tetap saja celanaku basah kuyup. Bukan lagi sekadar terkena cipratan. Benar-benar basah kuyup. Aku tidak habis pikir dengan orang-orang yang mengendarai mobil tapi tetap ngebut di tengah hujan seperti ini. Apalagi jelas-jelas ada pejalan kaki di pinggir jalan. Dan dia pakai mobil lagi. Haish . Mungkin saja dia punya alasan kenapa harus terburu-buru. Mungkin juga dia akan bilang tidak melihat orang yang berjalan di pinggir jalan. Dan mungkin dia akan menyalahkanku kenapa jalan di jalanan kendaraan yang meskipun dia tau bahwa tidak ada trotoar sama sekali di sini. Masalah ini sebenarnya sepele. Solusinya juga sederhana: aku tinggal mandi dan ganti pakaian. Selesai. Tapi entah karena hujan, atau karena aku sedang ingin memikirkan hal ini lebih jauh, pikiranku malah berjalan ke mana-mana. Kalau dipikir-pikir, pejalan kaki memang seperti an...

Dari Pulau Pertama

  Matahari bersinar lembut pagi ini. Pepohonan mengayunkan daun-daunnya pelan. Air menggenang di jalan dan membuat tanah menjadi becek. Beberapa hewan sudah memulai hari sedari tadi. Dan tadi, aku melihat sekelompok burung bermigrasi. Ini bulan apa?   Gunung itu masih terlihat gagah, seperti pertama kali aku menginjakkan kaki di pulau ini. Aku bisa memahami mengapa warga pulau ini sangat menghormatinya. Ia seperti dewa paling bijaksana yang menganugerahi hasil bumi secara cuma-cuma tanpa merusaknya. Begitupun cara pandang mereka yang menghormatinya: tidak merusak, tidak melukai, dan tidak mencemooh. Aku bisa melihatnya, harmoni antara manusia dan alam di sini.   Di ujung bukit sana terdapat reruntuhan tempat persembahan dewa yang beralaskan dedaunan hijau. Langit dipenuhi gemerlap bintang dan selimut kemerahan dari undurnya sang mentari. Bebatuan tersusun rapi membentuk bangunan entah dari zaman kapan. Meski masih banyak yang baru saja dikeluarkan dari tanah dan berseraka...