Postingan

Nano Nano!

Gambar
HAH! Hari ini aku kena insomnia. Sial! Gak ngantuk sama sekali. Padahal besok aku ada ekskul. Untungnya laptopku ini dan lagu-lagu di dalamnya mau menemaniku. Yaaa, setidaknya aku ada kerjaanlah. Nulis. Oh iya, sebenernya aku ada PR. Ah, kenapa aku gak ngerjakan aja? Daripada nulis buat posting -an blog. Aduh, biarlah, aku lagi gak mood ngerjakan PR. Hehe. Udah deh, lupakan monologku barusan. Sekarang langsung aja ke topik. Cekidot... Eh, aku belom bilang mau nge- post tentang apa? Wkwkw. Oke deh, aku beri tahu sekarang. Bahasan kita sekarang adalah tentang rasa. Hahah, kayak judul lagu gak sih? Sek , lagu siapa ya? Duh, sudah ah, lupa! Okay , rasa. Mmm, kata orang sih kalo gak ada rasa, seindah apapun dunia ini, hambar. Kayak makanan. Coba deh kalian makan makanan hambar dan gak usah dikasih bumbu. Gimana? Gak enak kan? Sepahit apapun pare, kata nenekku sih enak. Pahit padahal. Oke, sebenernya aku bukan mau bahas tentang rasa yang itu, bukan rasa-rasa masakan. Tapi, tent...

Cinta, blablabla...

Gambar
Cinta. Duh, sebenernya aku jijik mau nge-post yang kayak beginian. Selain sudah banyak yang membahasnya, juga membuatku jadi geli banget. Tapi, aku lagi pengen ngebahasnya. Waaah, galau. Wkwkwk. Ya weslah, monggo disimak... Aku sering bertanya-tanya apa sih cinta itu? Kalo kata omku sih, Cinta  adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Yaaa, itu kata om Wikiped sih. Tapi emang bener sih kayak gitu. Terus kenapa masih njelimet banget ya menurutku? Padahal, definisi itu tuh udah bener banget. Eits, tapi kayaknya sih yang salah pertanyaanku. Harusnya sih yang buat aku tanya-tanya adalah “Bagaimana sih cinta itu?”. Nah! Hayooo, sapa yang bisa jawab coba? Pada gak bisa kan? Kalo kata Cherrybelle sih cinta itu satu kata penuh makna dan buat hati bahagia. Tapi menurutku sih, itu tuh gak ngejawab pertanyaanku. Kalo buat hati bahagia, banyaklah ya. Aku makan aja udah bahagia. Wkwkwk :v Masa makan itu aku bilang cinta? Enggak ...

Di Bawah Pohon Bulan dan Bintang (part 3)

Gambar
Bulan dan Bintanggg~ Di Bawah Pohon Bulan dan Bintang (Dinda Ayu Salsabila) Bintang       Aku memang masih tak berani untuk mendekatinya. Apalagi sampai lancang untuk menyeka air matanya. Tapi aku tak tahan. Aku tak tahan melihat air matanya terus menetes membasahi pipinya. Ataupun melihatnya menahan rasa sakit itu. Aku akan mencobanya. Aku akan mencoba mendekatinya. Aku pun berjongkok disebelahnya sembari menemaninya untuk melampiaskan rasa pedih itu. Hari ini. Hari ini aku melihat Bulan sesungguhnya. Mungkin, di bawah pohon ini dia dapat dengan bebas menunjukkan dirinya. Menunjukkan perasaan sesungguhnya. Seperti waktu itu. Lagi-lagi air mata itu menetes membasahi pipinya. Kali ini aku memberanikan diri untuk menyeka air matanya. Aku tak tahan melihat air mata itu berkali-kali menetes. Kurasakan betapa lembut pipinya. Seakan memang tak pantas air mata itu membasahi pipinya. Bulan pun terbangun dan kaget melihat kehadiranku di...

Di Bawah Pohon Bulan dan Bintang (part 2)

Gambar
Ini adalah cerpen Di Bawah Pohon Bulan dan Bintang menurut sudut pandangnya si cowok alias Bintang. Sorry , aku gak tau gimana bahasanya cowok. Hehe. Selamat membaca... :D Di Bawah Pohon Bulan dan Bintang (Dinda Ayu Salsabila) Bintang       Tadinya, aku selalu berpikir bahwa Bulan di sini dengan bulan di sana mirip. Tapi, setelah dilihat-lihat, bukan mirip lagi. Tapi sangat mirip. Di langit, bulan selalu terlihat cerah dan ceria. Bahkan, aku tak bisa melihat kalau sebenarnya cahaya itu bukan darinya. Dan bahkan, aku sulit untuk melihat dirinya yang sebenarnya. Dirinya yang mungkin sedih dan sembunyi di balik tirai cahya yang entah itu menghiasi atau malah menutupi wajahnya. Sama seperti dirinya di sini yang selalu ingin terlihat ceria di hadapan semua orang.       Aku sebenarnya bukan benci melihat bulan yang begitu terang di langit sana. Tapi aku hanya tidak suka. Aku tidak suka karena aku selalu ingat bahwa ...

Di Bawah Pohon Bulan dan Bintang (part 1)

Gambar
aku gak tahu mau nulis apa lagi ini. yaudah, silahkan membaca :D Di Bawah Pohon Bulan dan Bintang (Dinda Ayu Salsabila) Bulan       Hari ini adalah hari memuakkan menurutku. Tadi itu, aku benar-benar jadi bad mood sendiri di sekolah. Untungnya, aku bisa melewati hari ini. Meski menurutku waktu berjalan sangat lama tadi. Tapi, setidaknya aku terbebas dari beban yang aku tumpuk di sekolah tadi. Tentunnya terlepas dari tugas sekolah. Ini masalah batin.       Aku benar-benar lega bisa segera ke tempat ini. Di bawah pohon rindang belakang sekolah. Ya, di tempat ini aku bisa merenungkan semua yang menjadi beban pikiranku. Biasanya, aku akan tertidur setelah menceritakan semuanya. Entah pada siapa. Pada diriku sendiri mungkin. Bisa dibilang aku mendongengkan diriku sendiri sebelum tidur siang. Tapi, setelah aku bangun, terkadang mood ku menjadi lebih baik. Semoga.       Siang ini, mentari bers...

Langit Malam

Gambar
Wedew , aku gak tahu nulis apa ini. Aku cuma menorehkan aja apa yang ada dipikiranku nih. Tapi, entahlah kalau tulisan ini jadi sebuah cerita kelanjutan dari khayalanku sebelumnya. Ya udah , silahkan membaca... :D Langit Malam (Dinda Ayu Salsabila) Langit sore mulai memudar hitam. Mentari tak lagi tampak di ufuk cakrawala. Aku dan langit. Kita tetap disini. Dalam kesunyian dan keheningan. Hanya sebuah alunan musik angin yang menemani kita. Awan yang sedari tadi berkejar-kejaran menjemput mentari, kini tak lagi. Mereka telah pergi bersama mentari. Setelah langit menenangkan hatiku dengan beberapa nasihat, kini wajahnya terlihat sedikit lebih cerah. Sepertinya, ia tak lagi mau membiarkan awan menghalangi wajah tampannya. Ia tampak lebih berseri ketimbang tadi. Bulan yang ditemani bintang pun turut mengindahkan wajahnya itu. Aku rasa ia sedang tersenyum sekarang. Entah karena apa. Ia terlihat seperti telah mengeluarkan segala hal yang menyesakkan pikirannya dan hatinya, ...

Langit Sore

Gambar
Duh, sebenarnya baru pertama kali aku ngepos cerpenku. Jujur, menurutku itu cerpen masih kurang banget. Apalagi kalau dibandingkan karyanya temanku -___- Tapi ya udah lah, toh itu cerpenku cuma cerita khayalan yang ada dipikiranku dan yang aku rasa harus aku keluarkan. So , aku pos aja deh di blogku ini. Ya udah , selamat membaca... :D Langit Sore (Dinda Ayu Salsabila)             Langit sore memang selalu terlihat indah. Apalagi langit yang berwarna biru dan berbalutkan awan putih itu terciprat cahaya mentari. Biru, putih, dan oranye. Aku tak menyangka kalau perpaduan warna tersebut bisa menjadi warna yang indah. Tuhan benar-benar menciptakannya dengan sempurna. Ini yang membuatku selalu ingin menatap langit. Karena langit selalu terlihat indah.             Semilir angin yang datang ‘tuk menjemput mentari pun ikut serta menambah keindahan langit. Belum lagi, aw...