Sudah
Sudah
Lupakan semua derita
Doa semesta menjaga
Luka akan hilang
Perlahan terobatiBelajar memahami masa depan
Takkah yang disimpan akan tenang?
Melahirkan semua nada indah
Mencoba menjadi bahagiamu sendiri
Penggalan lirik lagu "Sudah" milik Ardhito rupanya menjadi temanku sekarang. Hampir setiap pagi ketika aku merawat semua tanamanku di rumah, aku selalu memutarnya. Sepertinya aku bisa merasakan perasaan tokoh Kale saat itu (serasa dihina Kale karena sudah sok menasihati tapi faktanya belum bisa beranjak). Bohong kalo aku bilang tidak menderita. Masih terasa jelas tapi ya sudah. Bahkan untuk beberapa kali aku masih merasa sedih. Tapi ikhlas membuatku merasa lebih leluasa. Mungkin karena jadi lebih terbuka ya dan bisa menerima kenyataan. Liriknya benar-benar bisa aku pahami dan resapi. Setidaknya aku bisa memandang dunia dan masa depan menjadi lebih indah daripada sebelumnya.
Seperti tanpa usaha dan tanpa berdoa, sebuah bentuk ikhlas itu muncul dengan sendirinya. Tapi bisa jadi karena doa dan usahaku sebelum-sebelumnya. Ketika menyerah, Tuhan mengabulkannya. Lagi.

Komentar
Posting Komentar